Demokrasi: Pengertian dan Prinsip Demokrasi

Pembagian kekuasaan ini oleh negara-negara di dunia termasuk juga Indonesia diwujudkan dalam bentuk tiga lembaga negara yang berdiri independen tidak terikat satu sama lain, saling mengontrol, dan memiliki posisi yang sejajar. Masing-masing lembaga memiliki tugas dan kewenangan masing-masing yang diatur oleh konstitusi yang dianut oleh suatu negara.

Demokrasi yang kita ketahui sekarang merupakan sistem yang sudah mengalami perkembangan yang sangat panjang, dan sejarah perkembangan dari demokrasi ini sudah dimulai sejak zaman yunani kuno pada abad ke-6 sampai dengan abad ke-3 sebelum masehi dengan diberlakukannya demokrasi langsung (Klik Disini Untuk Membaca Artikel Tentang Sejarah Demokrasi). Pada dasarnya segala sistem pemerintahan bertujuan untuk menciptakan dan memastikan keadilan bagi seluruh warga negaranya, termasuk juga sistem demokrasi yang pada zaman modern ini dianggap sebagai sistem yang paling sesuai. Tapi dalam prakteknya, tidak semua negara yang menganut sistem demokrasi dapat mencapai welfare state atau negara kesejahteraan yang memberikan pelayanan yang adil dan berimbang kepada seluruh rakyatnya (social service state).

Meskipun sistem pemerintahan demokrasi sudah didesain seideal mungkin tapi masih saja terjadi penyimpangan dan penyalahgunaan kekuasaan yang dilakukan oleh manusia, karena pada dasarnya Power tends corrupt, but absolute power corrupts absolutely. Tapi paling tidak, dengan adanya pembatasan kekuasaan dapat meminimalisir akibat buruk dari keserakahan manusia yang tidak terbatas.

Pages ( 2 of 2 ): « HALAMAN SEBELUMNYA1 2

Related Posts

Leave a Comment