Definisi ilmu politik

Ilmu politik pada dasarnya adalah ilmu yang mempelajari politik atau politics atau kepolitikan. Sementara politik itu sendiri adalah usaha untuk menggapai kehidupan yang baik (good life). Hal ini tentu menjadi kehendak dan keinginan setiap manusia. Maka ilmu politik secara mendasar adalah ilmu yang mempelajari bagaimana menggapai segala hal yang dikehendaki (goals).

Ilmu Politik

Ilustrasi

Secara khusus, ilmu poitik mempelajari hal khusus terkait kekuasaan. Karena dalam menggapai hal yang dikehendaki dibutuhkan kekuasaan (power) untuk mendapatkannya. Sehingga tumpuan kajiannya terkait daya upaya memperoleh kekuasaan, usaha mempertahankan kekuasaan, penggunaan kekuasaan tersebut, dan juga bagaimana menghambat penggunaan kekuasaan.[1]

Dengan demikian ilmu politik merupakan ilmu yang mempelajari aspek Negara (state) berkaitan dengan masalah kekuasaan (power), pengambilan keputusan (decision making), kebijakan public (public policy) dan alokasi (allocation) atau distribusi (distribution). Hal ini menjadi konsep-konsep pokok yang dipelajari dalam ilmu politik itu sendiri.

Secara singkat pengertian dari konsep-kosep tersebut adalah sebagai berikut.

a. Negara adalah suatu organisasi dalam suatu wilayah yang mempunyai kekuasaan tertinggi yang sah dan ditaati oleh rakyatnya, Sebagian sarjana berpendapat bahwa Negara sebagai inti dari politik. Walau pun terdapat perdebatan mendasar terkait posisi Negara dan rakyat. Apakah Negara yang mengatur rakyat? Atau Rakyat yang mengatur Negara?

b. Kekuasaan adalah kemampuan seseorang atau suatu kelompok untuk mempengaruhi tigkah laku orang atau kelompok lain sesuai dengan keinginan pelakunya. Sehingga segala hal yang menyangkut masalah merebutkan dan mempertahankan kekuasaan, perjuangan kekuasaan (power struggle) merupakan tindakan yang mempunyai tujuan yang menyangkut kepentingan politik masyarakat atau pihak yang berkepentingan.

Deliar Noer dalam Pengantar ke Pemikiran Politik menyebutkan bahwa ilmu politik memusatkan perhatian pada masalah kekuasaan dalam kehidupan bersama atau masyarakat. Kehidupan seperti ini tidak terbatas pada bidang hukum semata-mata, dan tidak pula pada Negara yang tumbuhnya dalam sejarah hidup manusia relative baru. Di luar bidang hukum serta sebelum Negara ada, masalah kekuasaan itu pun telah pula ada. Hanya zaman modern inilah memang kekuasaan itu berhubungan erat dengan Negara.

c. Pengambilan Keputusan (decision making) adalah membuat pilihan di antara beberapa alternatif, sedangkan istilah pengambilan keputusan menunjukan kepada proses yang terjadi sampai keputusan itu tercapai. Hal ini merupakan konsep pokok dari politik menyangkut keputusan-keputusan yang diambil secara kolektif dan mengikat seluruh masyarakat. Hal ini juga menyangkut kegiatan pemerintah itu sendiri.

d. Kebijakan Publik (public policy) adalah suatu kumpulan keputusan yang diambil sesorang atau kelompok politik sebagai pelaku dalam usaha memilih tujuan-tujuan dan cara-cara untuk mencapai tujua-tujuan tersebut. Hal ini didasarkan pada masyarakat yang dipastikan memiliki tujuan bersama, cita-cita bersama yang ingin dicapai melalui usaha bersama.

e. Alokasi (allocation) atau Pembagian (distribution) ialah pembagian dan penjatahan dari nilai-nilai dalam masyarakat dan Negara, agar tidak terjadi konflik. Masalah ini sangat erat hubungannya dengan kekuasaan dan kebijaksanaan pemerintah dalam mengatur segala hal terkait pemerataan.

Secara umum, ilmu politik adalah ilmu yang mengkaji tentang hubungan kekuasaan, baik sesama warga Negara, antara warga Negara dan Negara, maupun hubungan antar Negara. Oleh sebab itu bidang kajian ilmu politik meliputi teori dan sejarah ilmu politik itu sendiri, lembaga-lembaga politik, partai politik, dan Hubungan Internasional. Dimana dalam pembahasannya memiliki keterkaitan dengan disiplin ilmu lainnya seperti ekonomi, sosiologi, psikologi, antropologi dan lain sebagainya. (MRS)

Bagi Anda yang belum mengetahui definisi ataupun pengertian politik, silakan baca artikel sebelumnya. Pengertian politik dibahas secara gamblang, lugas, dan mudah dimengerti. Silakan Klik Disini.

Referensi:
1. Budiardjo, Miriam, 2008, Dasar-dasar Ilmu Politik, Jakarta, PT Gramedia Pustaka Utama
2. Syarbaini, Syahrial, 2004, Sosiologi dan Politik, Bogor, Penerbit Ghalia Indonesia
3. Noer, Deliar, 1965, Pengantar ke Pemikiran Politik, Medan, Dwipa
4. http://id.wikipedia.org/wiki/Ilmu_politik diakses pada tanggal 14 April 2014, 9:19 WIB

 

 


[1] Syarbaini, Syahrial, Sosiologi dan Politik, hlm. 13

Related Posts

Leave a Comment